KALSIUM TITANAT CAS 12049-50-2
Kalsium titanat, juga dikenal sebagai kalsium titanium oksida, dengan rumus kimia CaTiO3, adalah zat anorganik. Zat ini berbentuk kristal kuning dan tidak larut dalam air. Jenis perovskit pertama yang ditemukan dalam sejarah adalah mineral alami kalsium titanat (CaTiO3), yang ditemukan oleh ahli kimia Jerman Gustav Ross selama ekspedisinya ke Pegunungan Ural di Rusia pada tahun 1839. Senyawa kimia ini stabil pada suhu dan tekanan ruangan, namun dekomposisi termal yang tinggi melepaskan asap kalsium dan titanium yang beracun. Kalsium titanat termasuk dalam sistem kristal kubik, di mana ion titanium membentuk koordinasi oktahedral dengan enam ion oksigen, dengan bilangan koordinasi 6; ion kalsium terletak di dalam lubang yang tersusun dari oktahedra, dengan bilangan koordinasi 12. Banyak material bermanfaat mengadopsi struktur ini (seperti barium titanat), atau deformasinya (seperti yttrium barium tembaga oksida).
| Barang | Spesifikasi |
| titik lebur | 1975°C |
| Kepadatan | 4,1 g/mL pada 25 °C (literatur) |
| proporsi | 4.1 |
| membentuk | bubuk nano |
| kemurnian | 98% |
Kalsium titanat adalah material dielektrik anorganik fundamental dengan sifat dielektrik, suhu, mekanik, dan optik yang sangat baik. Material ini banyak digunakan di berbagai bidang seperti kapasitor keramik, termistor PTC, antena gelombang mikro, filter, dan elektroda baja tahan karat. Kalsium titanat adalah nama untuk mineral kalsium titanat, dan struktur perovskit melibatkan banyak material kristal anorganik. Pemahaman mendalam tentang struktur dan perubahan perovskit akan memainkan peran penting dalam penelitian dan pengembangan material fungsional anorganik.
Biasanya dikemas dalam drum 25kg, dan juga dapat dibuat kemasan sesuai pesanan.
KALSIUM TITANAT CAS 12049-50-2
KALSIUM TITANAT CAS 12049-50-2












