L-Sistein CAS 52-90-4
Kristal kolumnar halus tak berwarna hingga putih atau bubuk kristal putih dengan sedikit bau dan rasa khas (sedikit asam). L-Sistein memiliki sifat pereduksi dan bertindak sebagai antioksidan serta mencegah pencoklatan non-enzimatik. Titik leleh 175℃ (terurai). Larut dalam air; larutan air bersifat asam. Nilai pH 1,2 pada 3%, 1,7 pada 1%, dan 2,4 pada 0,1%. Juga larut dalam etanol, amonia, dan asam asetat; tidak larut dalam eter, aseton, benzena, karbon disulfida, dan kloroform. Ini adalah asam amino, tetapi bukan asam amino esensial.
| Rotasi optik spesifik[a]D20° | +8,3°~+9,50° |
| Keadaan larutan (Transmisi) | ≥95,0% |
| Pengujian | 98,0%~101,0% |
| Logam berat (Pb) | ≤10 PPM |
| Klorida (C1) | ≤0,04% |
| Arsenik (As₂O₃) | ≤1PPM |
| Kehilangan berat akibat pengeringan | ≤0,50% |
| Residu pada pembakaran | ≤0,10% |
| nilai pH | 4,5~5,5 |
| Besi (Fe) | ≤10 PPM |
| Amonium(NH₄) | ≤0,02% |
| Sulfat (SO4) | ≤0,020% |
1. Industri Pangan (Bidang Aplikasi Utama)
Pengembang Tepung dan Produk Panggang: Ini adalah aplikasi terbesar dari L-sistein. Sebagai agen pereduksi, ia dapat memecah ikatan disulfida dalam protein pada adonan, secara signifikan mengurangi kekuatan gluten dan elastisitas adonan, sehingga:
Mempersingkat waktu pengadukan dan meningkatkan efisiensi produksi.
Meningkatkan elastisitas adonan, mempermudah operasi mekanis (seperti pembuatan ramen dan biskuit).
Membuat tekstur roti lebih seragam dan volumenya lebih besar.
Penguat Rasa Alami: Digunakan dalam produksi bumbu untuk daging, makanan laut, dan roti, menghasilkan aroma "daging" yang menyenangkan.
Antioksidan: Karena sifat antioksidannya, L-Sistein dapat digunakan dalam makanan seperti jus buah dan susu bubuk untuk mencegah kerusakan vitamin C dan oksidasi lemak, sehingga memperpanjang umur simpan.
Suplemen Nutrisi: Ditambahkan ke makanan yang kekurangan metionin (asam amino esensial lainnya) untuk meningkatkan nilai gizinya.
2. Bidang Farmasi
Perlindungan dan Detoksifikasi Hati: Bahan baku utama untuk sintesis glutathione. Glutathione adalah salah satu antioksidan dan detoksifikasi terpenting dalam tubuh manusia. L-Sistein membantu hati memecah racun dan mengobati kerusakan hati akibat obat-obatan, penyakit hati akibat alkohol, dll.
Ekspektoran dan antitusif: L-Sistein dapat memecah ikatan disulfida dalam musin pada dahak, mengurangi viskositas dahak dan membuatnya lebih mudah dikeluarkan saat batuk. Senyawa ini sering digunakan sebagai pengobatan tambahan untuk pilek dan bronkitis kronis.
Perlindungan terhadap radiasi: L-Sistein mengurangi kerusakan pada tubuh yang disebabkan oleh terapi radiasi.
Mempercepat penyembuhan luka.
3. Kosmetik dan Perawatan Pribadi
Pencerahan kulit dan antioksidasi: Sebagai prekursor glutathione, ia dapat menghambat produksi melanin, sehingga menghasilkan efek pencerahan dan memudarkan noda. L-Sistein juga menetralkan radikal bebas dan menunda penuaan kulit.
Perawatan rambut: L-Sistein adalah salah satu asam amino penting dalam keratin rambut. Menambahkannya ke sampo dan kondisioner dapat membantu memperbaiki rambut yang rusak dan menjaga kekuatan serta elastisitasnya.
Bahan pengeriting rambut: Pada bahan pengeriting rambut yang lembut, dapat membantu memecah dan membangun kembali ikatan disulfida pada rambut, sehingga mengurangi kerusakan.
4. Aditif pakan
Asam amino ini ditambahkan ke dalam pakan sebagai asam amino esensial untuk mendorong pertumbuhan ternak dan unggas serta meningkatkan pemanfaatan pakan.
1. Biokompatibilitas dan daya serap: Sebagai asam amino alami, ia mudah diserap dan dimanfaatkan oleh tubuh, dengan tingkat keamanan yang tinggi.
2. Kelarutan dalam air: Mudah ditambahkan dan digunakan dalam berbagai sistem berbasis air.
3. Multifungsi: Menggabungkan fungsi sebagai agen pereduksi, antioksidan, suplemen nutrisi, detoksifikasi, ekspektoran, dan bahan pemutih, aplikasinya mencakup berbagai industri.
25 kg/drum, 9 ton/kontainer 20 kaki
25 kg/karung, 20 ton/kontainer 20 kaki
L-Sistein CAS 52-90-4
L-Sistein CAS 52-90-4












