Asam hialuronat dannatrium hialuronatpada dasarnya bukanlah produk yang sama.
Asam hialuronat umumnya dikenal sebagai HA. Asam hialuronat secara alami terdapat dalam tubuh kita dan tersebar luas di jaringan manusia seperti mata, persendian, kulit, dan tali pusar. Berasal dari sifat bawaan zat manusia, hal ini juga menjamin keamanan penggunaannya. Asam hialuronat memiliki efek retensi air yang khusus dan dapat menyerap sekitar 1000 kali beratnya sendiri, menjadikannya diakui secara internasional sebagai faktor pelembap alami yang paling ideal. Asam hialuronat juga memiliki sifat fisik dan kimia yang baik serta fungsi biologis seperti pelumasan, viskoelastisitas, biodegradabilitas, dan biokompatibilitas. Misalnya, pelumasan sendi, pelembapan mata, dan penyembuhan luka semuanya memiliki peran asam hialuronat sebagai "pahlawan" di baliknya.
Namun, asam hialuronat memiliki satu "kelemahan": Kandungan asam hialuronat dalam tubuh manusia secara bertahap menurun seiring bertambahnya usia. Data menunjukkan bahwa pada usia 30 tahun, kandungan asam hialuronat di kulit tubuh manusia hanya 65% dari kandungan pada masa bayi, dan turun menjadi 25% pada usia 60 tahun, yang juga merupakan salah satu alasan penting hilangnya elastisitas dan kilau kulit.
Oleh karena itu, pemanfaatan penuh dan penerapan luas asam hialuronat tidak dapat dicapai tanpa dorongan dan pengembangan inovasi teknologi.
Baik asam hialuronat maupunnatrium hialuronatadalah polisakarida makromolekuler dengan sifat pelembap yang sangat kuat. Natrium hialuronat adalah bentuk garam natrium dari asam hialuronat, yang relatif stabil dan memiliki daya penetrasi yang kuat, sehingga lebih mudah menembus dan diserap.
Namun, secara umum semua orang menyebut natrium hialuronat sebagai asam hialuronat, sehingga menyebabkan banyak kesalahpahaman. Perbedaannya terletak pada perbedaan sifat produk yang dimiliki keduanya karena perbedaan struktur.
pH asam hialuronat adalah 3-5, dan pH asam hialuronat yang rendah menyebabkan stabilitas produk yang buruk. Proses produksinya juga lebih kompleks daripadanatrium hialuronat, dan pH yang rendah bersifat asam sehingga menyebabkan iritasi tertentu, yang membatasi penggunaan produk ini, sehingga tidak umum di pasaran.
Natrium hialuronatNatrium hialuronat dapat berada dalam bentuk garam natrium dan direduksi menjadi asam hialuronat setelah masuk ke dalam tubuh. Kita dapat memahaminya seperti ini: natrium hialuronat adalah "panggung depan", asam hialuronat adalah "panggung belakang". Hal ini juga dapat dijelaskan sebagai berikut: Natrium hialuronat adalah zat yang melapisi tubuh dengan garam natrium, sedangkan asam hialuronatlah yang benar-benar mengisi kembali tubuh dan memberikan efeknya.
Natrium hialuronatKarena stabil, proses produksinya matang, pH-nya hampir netral dan pada dasarnya tidak menyebabkan iritasi, rentang berat molekulnya luas, dapat diproduksi untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar, sehingga telah banyak digunakan di pasaran. Dalam iklan kosmetik dan makanan umum kita, asam hialuronat, dan sebagainya sebenarnya mengacu pada natrium hialuronat.
Oleh karena itu, dalam sebagian besar aplikasi dan produk praktis, HA=asam hialuronat=natrium hialuronat.
Waktu posting: 25 April 2025


