Asam fitat CAS 83-86-3
Asam fitat juga dikenal sebagai heksadekahidrotetrasiklotetrahidroksiheksanoat. Di alam, asam fitat sebagian besar terdapat dalam bentuk kalsium asam fitat di dalam biji tanaman. Asam fitat diekstrak dari dedak dan sekam padi. Karena sifat kimia dan fungsi fisiologisnya yang unik, asam fitat telah banyak diaplikasikan dalam industri makanan, obat-obatan, pengolahan logam, industri polimer, dan industri kimia sehari-hari.
| Asam fitat 50% | |
| Pengujian: | Minimal 50%. |
| Fosfor anorganik: | Maksimal 0,2%. |
| Khlorida: | Maksimum 0,02% |
| Kalsium: | Maksimal 0,02%. |
| Logam berat: | Maksimum 0,003%. |
| Sulfat: | Maksimal 0,02%. |
| Arsenik: | Maksimum 0,0003%. |
| Asam fitat 70% | |
| Pengujian: | Minimal 70%. |
| Fosfor anorganik: | Maksimal 0,2%. |
| Khlorida: | Maksimum 0,02% |
| Kalsium: | Maksimal 0,02%. |
| Logam berat: | Maksimum 0,003%. |
| Sulfat: | Maksimal 0,02%. |
| Arsenik: | Maksimum 0,0003%. |
Asam fitat CAS 83-86-3 banyak digunakan dalam berbagai industri termasuk makanan, obat-obatan, cat, pelapis, bahan kimia sehari-hari, pengolahan logam, tekstil, plastik, dan makromolekul sebagai agen pengkelat, antioksidan, agen anti-pembusukan, pengikat warna, pelembut air, akselerator, dan pengawet logam, dll.
Dalam industri makanan, ia digunakan untuk pengawetan dan perlindungan warna buah-buahan, sayuran, dan produk perairan, serta sebagai penghambat karat dan korosi logam.
25 kg/drum, 9 ton/kontainer 20 kaki
25 kg/karung, 20 ton/kontainer 20 kaki
Asam fitat CAS 83-86-3
Asam fitat CAS 83-86-3










