Alil glisidil eter AGE CAS 106-92-3
Alil glisidil eter (AGE), dengan adanya ikatan rangkap karbon-karbon tak jenuh dan gugus epoksi, merupakan monomer reaktif. Ia merupakan monomer polimerisasi penting dan zat perantara sintesis organik, yang banyak digunakan di bidang bahan kimia halus. AGE juga banyak digunakan sebagai aditif, pelarut, katalis, agen pengikat silang, dan agen transfer rantai dalam produksi resin epoksi, serat kimia, plastik, dan karet.
| Barang | Spesifikasi |
| Penampilan | Cairan transparan tidak berwarna |
| Kadar (GC, sebagai AGE%) | ≥99,5% |
| FTIR untuk ID | Mirip dengan Kontrol |
| Residu setelah pengeringan (%) | 0,5 maks |
| Warna (APHA) | Maksimal 100. |
| Kadar Air (ppm) | ≤0,01% |
| Kejelasan | Jernih |
| Keadaan Fisik | Cairan |
| Klorida (ppm) | 0-3000 |
Zat Perantara Sintesis Organik:
Alil glisidil eter (AGE) adalah monomer polimerisasi dan zat perantara sintesis organik yang sangat penting, dan banyak diaplikasikan dalam industri kimia halus. Alil glisidil eter (AGE) dapat digunakan untuk mensintesis berbagai surfaktan, zat penghubung, dan lain-lain.
Pelapis dan Perekat:
Dengan memanfaatkan reaktivitas dan aktivitasnya yang baik, melalui reaksi adisi dan hidrolisis, ia dapat membentuk berbagai reagen untuk industri cat dan pelapis. Ia juga dapat berfungsi sebagai pengubah kopolimerisasi untuk perekat.
Resin Epoksi
Dalam produksi resin epoksi, senyawa ini dapat digunakan sebagai pengencer aktif, pengikat silang, dan lain-lain, sehingga meningkatkan sifat pemrosesan resin epoksi dan sifat mekanik setelah pengerasan.
Aplikasi Lainnya:
Alil glisidil eter (AGE) juga dapat digunakan dalam sintesis zat pengolahan air, zat pengikat silana, dan minyak silikon yang dimodifikasi. Selain itu, ia berfungsi sebagai pengubah serat, penstabil untuk senyawa organik terklorinasi, zat pengering udara untuk poliester tak jenuh, dan zat perantara organosilikon untuk pelapis elektronik.
25 kg/drum, 200 kg/drum
Alil glisidil eter AGE CAS 106-92-3
Alil glisidil eter AGE CAS 106-92-3










